Beritesambas.com - Pemerintah Kabupaten Sambas menyatakan kesiapannya untuk mengajukan usulan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, Rabu (3/9/2025).
Mengingat jumlah yang begitu banyak maka diperlukan evaluasi menyeluruh agar tidak ada yang terlewatkan pada waktu mengusulkan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Fery Madagaskar mengatakan, keterlambatan untuk mengusulkan PPPK Paruh Waktu bukan disengaja oleh Pemerintah Daerah.
"Kita ingin lebih selektif agar semua persyaratan terpenuhi dan tidak ada yang terlewatkan dalam mengajukan PPPK paruh waktu," katanya.
"Pada saat ini Pemda Sambas sedang merapikan data untuk mengusulkan ke pemerintah pusat tentang pengangkatan PPPK paruh waktu, meskipun sudah melewati batas waktu yang ditetapkan kita masih diberikan ruang oleh KemenpanRB untuk itu," jelas Fery.
Fery mengungkapkan bahwa, Pemda Sambas berkeinginan agar seluruhnya menjadi tenaga PPPK secara penuh.
"Jika berpeluang, Bupati Sambas bahkan akan mendorong status paruh waktu itu menjadi penuh waktu seperti pengangkatan PPPK sebelumnya," ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa, PPPK Paruh Waktu kelak akan membutuhkan anggaran yang sangat besar, demi memperjuangkan mereka, Sekda mengatakan Pemda Sambas akan mengajak DPRD untuk bersinergis, menjadikan impian para honorer menjadi kenyataan
"Melihat kondisi kemampuan keuangan daerah yang sedang dilakukan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat, rencana pengusulan ini akan kita bahas di Badan Anggaran DPRD untuk dialokasikan pada APBD 2026," jelasnya.
Fery menuturkan, jalan lainnya adalah dengan melibatkan seluruh komponen yang ada di Kabupaten Sambas, semua harus bahu membahu membantu terealisasinya PPPK Paruh Waktu.
"Jika dana transfer dari pusat dan PAD tidak memenuhi, maka kita akan melakukan rasionalisasi anggaran, hal ini akan lebih cepat terlaksana ketika seluruh Anggota DPRD dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan merelakan dilakukan pengurangan terhadap tunjangan-tunjangan mereka," tuturnya.
"Pemerintah Kabupaten Sambas dalam hal ini akan melakukan koordinasi dengan Kementerian PANRB agar semua dapat direalisasikan dengan baik," tutup Sekda Sambas. (Red)
