Beritesambas.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menggelar pelepasan jemaah haji Kalbar tahun 2026 di Pendopo Gubernur Kalbar pada Senin 4 Mei 2026. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Ria Norsan dan dihadiri para calon jemaah haji beserta keluarga.
Dalam sambutannya, Norsan menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para jemaah agar dapat menjalankan ibadah haji dengan baik, tertib, dan penuh kekhusyukan. Ia mengingatkan bahwa perjalanan ibadah haji membutuhkan kesiapan mental dan kesabaran yang tinggi.
“Kalau ongkosnya sekarung, maka sabarnya harus sepuluh karung,” ungkap Norsan.
Menurutnya, kesabaran menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, mulai dari kondisi cuaca, kepadatan jemaah, hingga aktivitas ibadah yang padat.
Norsan juga mengingatkan pentingnya menjaga perilaku selama berhaji dengan menghindari rafats, fusuk, dan jidal.
Ia meminta seluruh jemaah menjaga ucapan, menjauhi tindakan yang tidak baik, serta tidak mudah terlibat dalam perdebatan agar ibadah berjalan dengan tenang dan damai.
“Jagalah sikap dan perilaku selama di Tanah Suci karena ibadah haji bukan hanya soal fisik, tetapi juga menjaga akhlak,” ujarnya.
Kepada para petugas haji, Norsan memberikan arahan agar senantiasa menjaga nama baik pelayanan haji Kalimantan Barat. Ia menegaskan bahwa petugas harus hadir untuk membantu dan melayani seluruh kebutuhan jemaah dengan penuh tanggung jawab.
“Layanilah jemaah dengan hati yang ikhlas dan utamakan kepentingan mereka. Dengan pelayanan yang baik, jemaah akan merasa lebih nyaman dalam menjalankan ibadah,” pesan Norsan.
Pelepasan jemaah haji tahun ini berlangsung penuh doa dan harapan. Pemerintah Provinsi Kalbar berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan selama berada di Tanah Suci hingga kembali ke daerah dengan predikat haji yang mabrur.
